Telpon: (0370) 649350 Email: disdag@mataramkota.go.id

Kegiatan Pengembangan Pasar Dan Distribusi Barang/Produk

Pasar rakyat merupakan basis ekonomi rakyat yang memiliki potensi besar dan mampu menggerakkan roda perekonomian. Pasar rakyat telah menyumbangkan lapangan kerja dan memberikan kehidupan bagi banyak orang. Disamping itu pasar memegang peran penting untuk menjamin ketersediaan dan kestabilan harga bahan pokok dan barang penting sekaligus mengendalikan terhadap laju inflasi daerah Hal terpenting dari pengembangan pasar sebagai sarana distribusi adalah kondisi pasar yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia Pasar Rakyat (SNI Pasar Rakyat) yang menekankan pada pasar yang bersih, sehat, aman, nyaman dan tersedianya beberapa sarana utama dan sarana penunjang serta tata kelola pasar yang baik. Secara kebijakan nasional, pengembangan pasar rakyat merupakan program prioritas nawacita Presiden RI dengan Program Pembangunan/Revitalisasi 5000 pasar rakyat. Komitmen Pemerintah Pusat tersebut juga telah ditindaklanjuti oleh Dinas Perdagangan Kota Mataram dengan mengusulkan beberapa pasar rakyat yang memerlukan intervensi pendanaan besar untuk mendapatkan bantuan pembiayaan APBN melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun dana Tugas Pembantuan (TP). Adapun pasar yang telah dilakukan renovasi dan revitalisasi baik anggarannya bersumber dari APBN maupun APBD beberapa tahun terakhir, antara lain:

1. Revitalisasi Pasar Mandalika, mulai dilaksanakan sejak tahun 2012 secara bertahap sampai dengan tahun 2019 karena kebutuhan anggaran yang cukup besar dengan membangun ulang kembali pasar dan penambahan fasilitas kelengkapan penunjang pasar seperti, kantor pengelola, pos kesehatan, ruang menyusui, pos keamanan, pos tera ulang, mushalla, toilet/kamar mandi dan lainnya. Bentuk lapak los dibuat permanen dengan ukuran yang seragam mengikuti prototype yang telah ditentukan dari pusat dan dikelompokkan sesuai zonasi. Anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan ini sebesar 30 Milyar lebih yang bersumber dari APBN dan sebagian dari APBD Kota Mataram.


2. Revitalisasi Pasar Perumnas dilaksanakan pada tahun 2016 karena kondisi pasar yang sangat memprihatinkan senilai 2,9 milyar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus.

3. Revitalisasi Pasar Sindu pada tahun 2017 karena kondisi los pasar yang tidak layak senilai 1,9 milyar yang bersumber dari APBN melalui Dana Alokasi Khusus.

4. Revitalisasi Pasar Cakranegara pada tahun 2019 dan 2020 yang meliputi perbaikan los bagian sisi timur pasar dan perbaikan toko bagian barat pasar senilai 3,7 milyar lebih.


5. Revitalisasi Pasar Ampenan/ACC juga dilakukan secara bertahap. Tahap I tahun 2019 pembangunan los sebelah selatan belakang pasar dengan jumlah anggaran Rp. 1.4 Milyar yang bersumber dari dana Dana Alokasi Khusus, tahap II tahun 2020 dilakukan perbaikan  los lantai 2 yang kondisinya rusak parah dengan jumlah anggaran 1,5 milyar dan tahap III tahun 2021 merupakan kelanjutan dari perbaikan bangunan induk pasar bagian depan yang kondisinya sudah tidak layak, terutama los yang ada di lantai 2 agar bisa dimanfaatkan oleh pedagang untuk berjualan sehingga tidak ada lagi pedagang yang berjualan di halaman atau lorong pasar yang membuat pasar terkesan kumuh dan tidak teratur.

tags:
share:

Related News